Senjata Laser Lijian China Hancurkan Drone dari Ransel
Senjata Laser Lijian China Hancurkan Drone dari Ransel

Senjata Laser Lijian China Hancurkan Drone dari Ransel

Spekpintar – China kembali membuat gebrakan inovasi pertahanan dengan memperkenalkan sistem senjata laser anti-drone portabel terbarunya. Senjata bernama Lijian ini dirancang untuk memberikan kemampuan pertahanan udara yang efisien dan mobilitas tinggi. Teknologi canggih ini siap mengubah cara unit infanteri menghadapi ancaman drone kecil di medan perang.

Sistem Lijian II dan Lijian III memiliki keunggulan utama pada desainnya yang dapat dibongkar pasang. Tentara dapat membawa komponen-komponennya dalam ransel, memungkinkan deployment cepat di berbagai lokasi. Ini sangat vital untuk melindungi pangkalan kecil, target penting, atau area medan perang dari UAV yang terbang rendah.

Dengan Lijian, unit infanteri kini mampu menembak jatuh drone kecil dalam jarak hingga 500 meter. Efisiensi operasionalnya juga sangat menguntungkan karena biaya per tembakan yang relatif rendah. Kemampuan ini menjadi solusi ekonomis dan efektif untuk pertahanan anti-drone.

Sistem Lijian terdiri dari beberapa komponen inti yang terintegrasi secara cerdas. Ada pemancar laser, sumber daya, sistem pendingin, dan perangkat kontrol genggam. Semua bagian ini dirancang agar mudah dikemas dan dibawa oleh satu atau beberapa prajurit.

Meskipun portabel, Lijian bukanlah senjata pribadi yang bisa langsung ditembakkan begitu saja. Sistem ini memerlukan koordinasi dengan sensor eksternal untuk mendeteksi dan mengunci target secara akurat. Hal ini memastikan setiap tembakan laser mengenai sasaran dengan presisi tinggi.

Dalam arsitektur pertahanan modern, Lijian akan berfungsi sebagai lapisan pelengkap yang krusial. Ia bekerja selaras dengan artileri anti-pesawat tradisional dan peralatan peperangan elektronik canggih. Peran sinergis ini menciptakan jaringan pertahanan yang lebih kuat dan berlapis terhadap ancaman udara.

Spesifikasi menunjukkan Lijian III memiliki berat sekitar 25 kg, sedangkan Lijian II sedikit lebih berat di angka 30 kg. Rakitan standar dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu pemancar laser seberat 15 kg, pendingin udara 10 kg, dan perangkat kontrol genggam. Desain modular ini memudahkan distribusi beban dan pemasangan di lapangan.

Pengenalan Lijian menegaskan komitmen China dalam mengembangkan teknologi pertahanan yang adaptif dan inovatif. Senjata ini berpotensi besar untuk mengubah taktik perang darat menghadapi proliferasi drone. Teknologi laser genggam ini menandai era baru dalam sistem pertahanan anti-drone bagi infanteri.

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spekpintar

About arka

Update rilis gadget terbaru? Gue duluan yang ngasih tahu. Nggak suka hoax, suka spek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *