PUBG Mau Diblokir? Reaksi Pemerintah Korea Selatan Bikin Kaget!
PUBG Mau Diblokir? Reaksi Pemerintah Korea Selatan Bikin Kaget!

PUBG Mau Diblokir? Reaksi Pemerintah Korea Selatan Bikin Kaget!

SpekPintar – Sempat heboh wacana PUBG mau diblokir di Indonesia, gara-gara dikaitkan dengan insiden bom di sebuah SMA di Jakarta. Tapi, yang bikin kaget, pemerintah Korea Selatan, tempat game ini berasal, ternyata nggak tinggal diam. Mereka malah berencana mau ngasih tanggapan resmi ke pemerintah Indonesia. Wah, ada apa nih?

Reaksi Negeri Ginseng Soal Rencana Blokir PUBG di Indonesia

Jadi, awalnya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bilang khawatir soal konten PUBG. Katanya, simulasi senjata api di game itu bisa gampang dipelajari dan berbahaya buat anak muda. Nah, dari situ muncul deh wacana blokir game battle royale yang lagi ngetren ini.

Tapi, pemerintah Korea Selatan nggak setuju kalau PUBG disangkutpautkan langsung sama aksi kriminal, kayak kasus bom itu. Mereka merasa perlu buat ngelurusin masalah ini dan nyampein pendapat mereka ke pemerintah Indonesia secara resmi.

Kata Pejabat Kementerian di Korea Selatan

“Kami berencana menyampaikan posisi kami terkait hal ini kepada Pemerintah Indonesia,” kata seorang pejabat tinggi dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan, seperti dilansir dari ZDnet Korea. Kelihatan banget kan, mereka serius menangani isu ini.

Si pejabat juga nambahin, mereka lagi nyelidikin lebih lanjut, sambil koordinasi sama Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan. Cuma, detailnya gimana, belum dibocorin nih. “Kami masih menyelidikinya,” ujarnya.

Wajar sih, mereka bereaksi kayak gini. Soalnya, kalau PUBG diblokir di Indonesia, dampaknya lumayan besar. PUBG kan produk ekspor yang sukses dan nyumbang banyak buat ekonomi Korea Selatan.

Kenapa Sih Indonesia Pengen Blokir PUBG?

Mensesneg Prasetyo Hadi ngejelasin, salah satu alasannya karena PUBG nunjukkin simulasi penggunaan senjata api secara gamblang. “Misalnya contoh, PUBG. Itu kan di situ, kita mungkin berpikirnya ada pembatasan-pembatasan ya, di situ kan jenis-jenis senjata, juga mudah sekali untuk dipelajari, lebih berbahaya lagi,” jelasnya.

Pemerintah khawatir, game yang ada unsur kekerasannya bisa berdampak negatif, apalagi soal keamanan negara dan pencegahan radikalisme. Makanya, insiden bom di sekolah itu jadi pemicu buat ngevaluasi ulang semua konten game dan dampaknya ke masyarakat.

Tapi, ada juga yang bilang, blokir PUBG bukan solusi yang tepat. Mereka lebih setuju kalau pendidikan dan pengawasan orang tua itu lebih penting buat ngelindungi anak-anak dan remaja dari dampak buruk game.

Sedikit Tentang Game PUBG

Buat yang belum tahu, PUBG alias PlayerUnknown’s Battlegrounds itu game battle royale yang dibuat oleh Krafton, perusahaan game dari Korea Selatan. Dirilis tahun 2017, game ini langsung jadi hits di seluruh dunia. Intinya, pemain diterjunin ke sebuah pulau dan harus saling bunuh sampai jadi orang terakhir yang bertahan hidup.

PUBG terkenal karena gameplay-nya yang seru dan realistis, plus banyak pilihan senjata api. Popularitasnya meledak, jutaan pemain dari berbagai negara ikutan main, dan lahirlah ekosistem esports yang berkembang pesat.

Suksesnya PUBG di Pasar Global, Gandeng Tencent Pula!

PUBG bisa sukses banget di dunia karena strategi marketing yang oke dan kerja sama dengan perusahaan besar. Salah satunya sama Tencent, raksasa game dari China. Tencent bantu Krafton buat nyebarin dan promosiin PUBG secara global, termasuk bikin versi mobile-nya, PUBG Mobile.

Kerja sama ini sukses banget, PUBG Mobile jadi salah satu game mobile paling populer di dunia. PUBG Mobile juga nyumbang banyak buat pendapatan Krafton dan bikin merek PUBG makin dikenal.

Tapi, kerja sama sama Tencent juga nggak lepas dari masalah. Banyak yang khawatir soal privasi data dan keamanan informasi. Beberapa negara bahkan ngelarang PUBG Mobile karena takut sama praktik pengumpulan data yang dilakuin Tencent.

Keputusan pemerintah Indonesia yang mempertimbangkan blokir PUBG ini memicu banyak reaksi dan perdebatan di masyarakat. Ada yang dukung karena pengen ngelindungi generasi muda dari dampak negatif game kekerasan. Tapi, ada juga yang bilang blokir bukan solusi yang efektif, dan lebih pentingin pendidikan serta pengawasan orang tua.

Sementara itu, pemerintah Korea Selatan masih terus nyelidikin dan koordinasi sama pihak terkait buat nyusun tanggapan resmi soal rencana blokir PUBG di Indonesia. Kita tunggu aja deh, semoga sikap resmi pemerintah Korea Selatan bisa ngasih perspektif baru dan bantu pemerintah Indonesia buat ngambil keputusan yang bijak.

Keputusan ini nggak cuma bakal ngefek ke industri game di Indonesia, tapi juga ke hubungan antara Indonesia dan Korea Selatan. Kedua negara punya hubungan ekonomi dan budaya yang erat, dan isu blokir PUBG ini bisa aja ngaruh ke hubungan tersebut. Semoga pemerintah kedua negara bisa jalin komunikasi yang baik dan nemuin solusi yang saling menguntungkan. ***

About rafi

Ngulik smartphone tuh udah kayak ngopi tiap pagi. Android & iOS? Dua-duanya gua makan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *