Spekpintar – China secara resmi mengumumkan pengembangan kerangka hukum komprehensif untuk Kecerdasan Buatan (AI). Langkah ini menandai tonggak penting dalam upaya global mengatur teknologi yang berkembang pesat. Ini menunjukkan komitmen serius Tiongkok terhadap tata kelola AI yang bertanggung jawab.
Rencana kerja legislatif Tiongkok untuk tahun 2026 secara eksplisit menyebutkan peningkatan tata kelola AI. Tujuannya adalah mempercepat pengembangan hukum komprehensif demi memastikan kemajuan AI yang kuat. Ini adalah respons proaktif terhadap tantangan dan peluang AI.
Pemerintah Tiongkok akan segera menyelesaikan peraturan terkait perlindungan data dan pengelolaannya. Aspek daya komputasi, algoritma, serta hak milik juga akan diatur dengan cermat. Keamanan siber dan rantai pasokan AI turut menjadi fokus utama dalam regulasi ini.
Perubahan redaksi dari pernyataan sebelumnya sangat signifikan dan menunjukkan urgensi baru. Sebelumnya, Beijing hanya secara samar menyebutkan dorongan kerja legislatif untuk AI. Kini, otoritas Tiongkok menggunakan bahasa yang jauh lebih rinci dan spesifik.
Wang Jiangtao, seorang direktur dari firma hukum di Shanghai, menyoroti niat mendesak Tiongkok. Frasa “peraturan perundang-undangan komprehensif” menunjukkan pendekatan multi-faktor. Pihak berwenang akan mempertimbangkan banyak aspek secara bersamaan.
Kerangka hukum ini tidak akan hanya fokus pada satu bidang AI saja. Berbagai faktor seperti data, algoritma, dan keamanan siber akan diintegrasikan. Pendekatan holistik ini diharapkan menciptakan ekosistem AI yang lebih stabil dan etis.
Gagasan untuk menetapkan undang-undang AI pertama kali muncul pada tahun 2017. Saat itu, pemerintah Tiongkok mengeluarkan “Rencana Pengembangan AI Generasi Berikutnya”. Kongres Rakyat Nasional Tiongkok pun terus memasukkan legislasi AI dalam agendanya selama tiga tahun berturut-turut.
Langkah Tiongkok ini berpotensi menjadi model bagi negara lain dalam mengatur AI. Dengan kerangka hukum yang jelas, perkembangan AI di Tiongkok diharapkan akan lebih terarah dan terkontrol. Ini juga menegaskan posisi Tiongkok sebagai pemain kunci dalam peta jalan regulasi teknologi global.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spekpintar
spekpintar.com Spek Jelas, Pilihan Cerdas