iPhone 17 baru rilis, tapi kalah dari Samsung? Baterai & siklus charging masih di bawah HP Samsung yang lebih murah? Temukan perbandingan lengkapnya di sini!

iPhone 17 Masih Harus Banyak Belajar dari HP Samsung yang Lebih Murah?

SpekPintar – iPhone 17 baru saja meluncur, tapi tunggu dulu! Meski digadang-gadang punya baterai lebih tahan lama, ternyata masih ada beberapa hal yang bikin ponsel terbaru Apple ini ketinggalan dari Samsung. Bahkan, beberapa ponsel Samsung yang harganya lebih murah pun masih unggul di sektor tertentu. Salah satu yang paling disorot adalah soal daya tahan baterai dan siklus pengisian daya.

Baterai iPhone 17: Masih Kurang Nendang?

Isu soal baterai iPhone 17 ini muncul setelah laporan dari berbagai sumber, termasuk data dari label energi Uni Eropa, beredar. Intinya, daya tahan baterai iPhone 17 (termasuk varian Air, Pro, dan Pro Max) ternyata nggak jauh beda dari generasi sebelumnya. Padahal, Apple sendiri sesumbar soal peningkatan efisiensi energi.

“Konsumen sekarang mengharapkan inovasi yang beneran terasa, termasuk soal baterai yang lebih awet. Data yang ada nunjukkin Apple masih harus banyak berbenah di sini,” ujar Teguh Aprianto, analis teknologi dari Universitas Indonesia.

Laporan itu juga menyoroti soal siklus pengisian daya iPhone 17 yang cuma 1.000 kali. Siklus ini penting, soalnya nunjukkin berapa kali baterai bisa diisi dari nol sampai penuh sebelum performanya mulai ngedrop. Meski diklaim lebih hemat energi, angka ini nggak nunjukkin peningkatan yang signifikan dalam daya tahan baterai jangka panjang.

Siklus Pengisian Daya: Samsung Lebih Unggul?

Perbedaan performa baterai ini makin kentara kalau dibandingkan sama kompetitor, terutama Samsung. Pabrikan asal Korea Selatan ini ternyata menawarkan siklus pengisian daya yang lebih tinggi di beberapa model ponselnya.

Kalau dibandingkan langsung, lini premium Samsung Galaxy S25 (termasuk S25 Plus, S25 Ultra, dan S25 Edge) menawarkan sampai 2.000 siklus pengisian daya. Itu dua kali lipat lebih banyak dari iPhone 17! Jelas, ini jadi pertimbangan penting buat konsumen yang cari ponsel dengan baterai awet.

Bukan Cuma Kelas Atas, Samsung Juga Unggul di Kelas Menengah

Keunggulan Samsung ini nggak cuma buat ponsel premium aja, lho. Model kelas menengah kayak Samsung A56 dan A36 juga punya 2.000 siklus pengisian daya. Bahkan, yang lebih mengejutkan, ponsel entry-level kayak Galaxy A26 dan A16 nawarin 1.200 siklus, masih lebih tinggi dari iPhone 17 yang cuma 1.000.

“Ini nunjukkin kalau Samsung bener-bener perhatiin kualitas baterai, bahkan di segmen harga yang lebih rendah. Patut diacungi jempol,” kata Budi Santoso, seorang pengamat gadget.

Ada Perbedaan iPhone 17 Versi Eropa dan Amerika Serikat?

Ternyata, ada sedikit perbedaan antara iPhone 17 versi Eropa dan Amerika Serikat. Bedanya ada di ketersediaan slot SIM fisik di beberapa versi Eropa.

iPhone 17 versi Eropa yang masih punya slot SIM fisik, baterainya sedikit lebih kecil dibanding yang cuma pakai eSIM. Tapi, bahan baterainya sama, jadi performa jangka panjang dan kesehatan baterai diklaim tetap oke.

Pengakuan Apple Soal Beda Daya Tahan Baterai

Apple sendiri mengakui kalau ada perbedaan daya tahan baterai antara iPhone 17 Pro dan Pro Max, tergantung jenis SIM yang dipakai. Model yang cuma pakai eSIM (biasanya dijual di Amerika Serikat) punya baterai lebih besar dan bisa tahan lebih lama, dibanding versi yang pakai slot Nano SIM (lebih umum di Eropa dan negara lain).

Misalnya, iPhone 17 Pro di Amerika Serikat bisa muter video sampai 33 jam, sementara versi dengan slot Nano SIM (misalnya di India) cuma 31 jam. Meski nggak terlalu signifikan, ini tetap jadi faktor yang perlu dipertimbangkan.

Klaim Apple Soal Peningkatan Baterai iPhone 17

Meski ada perbedaan dalam siklus pengisian daya dan antara versi yang berbeda, Apple tetap ngotot kalau iPhone 17 punya peningkatan signifikan soal baterai. Mereka bilang serinya punya baterai lebih besar, pengisian daya lebih cepat, dan optimalisasi baterai berbasis AI lewat sistem operasi iOS 26.

iPhone 17 Pro Max digadang-gadang jadi yang paling jagoan di jajaran iPhone 17. Apple mengklaim ponsel ini bisa buat muter video sampai 39 jam. Klaim ini tentu menarik, tapi perlu diuji lebih lanjut lewat pengujian independen buat membuktikan kebenarannya.

Intinya, meski klaim Apple menjanjikan, data dan perbandingan sama kompetitor nunjukkin kalau iPhone 17 masih punya PR soal daya tahan baterai. Semoga ke depannya Apple bisa fokus meningkatkan ini, terutama soal siklus pengisian daya, biar bisa bersaing lebih ketat di pasar smartphone global. Kita sebagai konsumen tentu berharap ada inovasi yang bener-bener nambah nilai dalam pengalaman penggunaan sehari-hari. ***

About rafi

Ngulik smartphone tuh udah kayak ngopi tiap pagi. Android & iOS? Dua-duanya gua makan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *