SpekPintar – Siap-siap! Tahun 2025 bakal jadi tahun yang bikin deg-degan soal keamanan siber. Para hacker makin pintar aja akalnya buat menjebol password. Ada laporan terbaru yang ngebongkar trik-trik licik mereka, dan ini dia yang perlu kamu waspadai.
Bahaya Siber Mengintai di Tahun 2025
Tahun 2025 ini, dunia maya makin rame sama aksi kejahatan. Bayangin aja, tiap hari ada sekitar 500 ribu file berbahaya yang ditemukan! Itu artinya naik 7% dibanding tahun lalu. Bukan cuma soal angka, tapi ini bukti nyata kalau cara hacker makin canggih dan susah ditebak.
* Jumlah file berbahaya harian makin banyak.
* Pencuri password (password stealer) dan mata-mata (spyware) juga makin merajalela.
* Windows masih jadi incaran utama.
Trik Rahasia Hacker Bobol Password
Serangan siber sekarang nggak asal-asalan lagi. Mereka udah punya rencana matang buat nyuri password dan data penting lainnya. Dua jenis ancaman yang lagi naik daun banget adalah password stealer dan spyware. Ketahuan ada password stealer naik 59%, sementara spyware naik 51% dibanding tahun sebelumnya! Ngeri, kan?
* Andalan mereka: password stealer.
* Spyware dan backdoor juga makin sering dipakai.
Intip Tren Keamanan Siber 2025
Laporan Kaspersky Security Bulletin 2025 ngebahas tren-tren penting di dunia keamanan siber. Isinya lengkap banget, mulai dari jenis ancaman yang paling bahaya, siapa aja yang paling rentan, sampai trik hacker yang paling ampuh. Informasi ini penting banget buat kita semua, biar bisa ngerti risikonya dan tahu cara menghindarinya.
Incaran: Pengguna Windows dan Mac
Sistem operasi itu kayak pintu masuk buat para penjahat siber. Data nunjukkin kalau pengguna Windows paling sering kena getahnya, sekitar 48% jadi korban berbagai serangan di tahun 2025. Pengguna Mac juga nggak aman, kena sekitar 29%. Makanya, penting banget buat kita memperkuat keamanan sistem operasi dan aplikasi yang kita pakai.
* Hampir separuh pengguna Windows jadi target.
* Pengguna Mac juga nggak kalah banyak yang kena.
Ancaman Online vs. Ancaman di Perangkat
Bedain ya, ada ancaman yang nyerang pas kita lagi online, ada juga yang nyerang langsung ke perangkat kita. Ancaman online itu biasanya malware yang nyerang pas kita lagi internetan. Walaupun awalnya cuma di dunia maya, ujung-ujungnya bisa bikin rugi di dunia nyata.
Nah, kalau ancaman di perangkat itu biasanya nyebar lewat USB, CD, DVD, atau nyempil di program yang kita install. Data bilang, 27% pengguna kena serangan online, sementara 33% kena ancaman di perangkat.
* Ancaman online: nyerang pas kita lagi internetan.
* Ancaman di perangkat: nyebar lewat media penyimpanan atau program yang diinstall.
Kata Ahli dari Kaspersky
Alexander Liskin, Kepala Riset Ancaman di Kaspersky, bilang kalau dunia keamanan siber sekarang ini makin bikin pusing. “Serangan makin canggih, nyerang organisasi dan individu di seluruh dunia,” katanya. Dia juga nyorotin soal kembalinya Hacking Team, yang sekarang ganti nama, dan penggunaan spyware komersial Dante dalam kampanye APT ForumTroll. “Ini bukti kalau penjahat siber nggak berhenti berinovasi buat ngindarin deteksi,” tambahnya.
Liskin juga bilang kalau celah keamanan di software masih jadi cara favorit hacker buat masuk ke jaringan perusahaan, selain nyuri kredensial. “Makanya, penting banget buat perusahaan buat rutin update keamanan dan bikin kebijakan password yang kuat,” jelasnya. Dia juga ngingetin soal serangan rantai pasokan yang makin sering terjadi, termasuk serangan ke software open source. “Tahun ini, kita lihat peningkatan signifikan dalam jumlah serangan kayak gitu, bahkan ada worm NPM Shai-Hulud pertama yang nyebar luas,” pungkasnya.
* Hacking Team balik lagi, bawa spyware Dante.
* Celah keamanan software jadi pintu masuk utama.
* Serangan rantai pasokan dan worm NPM Shai-Hulud juga makin bahaya.
Mengingat ancaman siber makin canggih, kita semua harus lebih waspada dan ambil langkah proaktif buat ngelindungin diri. Caranya? Bikin password yang kuat, update software secara teratur, pakai software keamanan yang terpercaya, dan hati-hati sama link atau lampiran yang mencurigakan. Edukasi dan kesadaran soal ancaman siber juga penting banget buat ngurangin risiko jadi korban. Kalau nggak ada tindakan pencegahan yang bener, siap-siap aja dunia keamanan siber bakal makin menantang di tahun-tahun mendatang. ***
spekpintar.com Spek Jelas, Pilihan Cerdas