SpekPintar – Pertamina lagi jadi buah bibir nih beberapa hari belakangan. Macem-macem isu muncul, mulai dari omongan “nyeleneh” salah satu bosnya, kebakaran kilang, sampai ribut-ribut soal etanol di BBM. Nggak heran, netizen langsung heboh dan jadi perdebatan seru di dunia maya.
Omongan Petinggi Pertamina yang Bikin Geger
Ingat kan, waktu rapat Komisi XI DPR RI tanggal 30 September 2025 lalu? Nah, salah satu petinggi Pertamina, yang kabarnya sih namanya Purbaya, bikin pernyataan yang langsung viral dan dikritik habis-habisan. Bayangin aja, dia bilang Pertamina “males-malesan” bangun kilang baru! “Kilang itu, bukan kita gak bisa bikin atau gak bisa bikin proyeknya. Cuman Pertaminanya males-malesan aja,” ujarnya di rapat itu. Nggak berhenti di situ, dia juga nyeletuk, “Kami (Pemerintah) sudah berencana bangun kilang baru, satu pun gak jadi kan. Mereka bilang akan jadi, tapi sampai sekarang gak jadi, yang ada malah beberapa dibakar kan.” Langsung deh, pernyataan ini dikait-kaitkan sama insiden kebakaran dan nyebar kayak virus di media sosial.
Reaksi Netizen? Campur Aduk!
Jelas aja, omongan itu langsung memicu reaksi keras dari netizen. Ada yang nyayangkan, ada juga yang malah dukung. Yang kritik bilang, pernyataan itu nggak pantes diucapin di forum publik dan bisa ngerusak citra Pertamina. Tapi ada juga yang kayak akun @paa*6, yang nulis, “Gue demen nih sama Purbaya. Mirip almarhum bang RR. Siapa aja dia kepret. Kemarin dirut Pertamina kena kepret karena malas-malasan bangun kilang.” Mereka ini mungkin mikir pernyataan itu bentuk keterbukaan dan kritik yang membangun. Tapi ya, mayoritas sih kayaknya pada kesel, banyak yang mempertanyakan kinerja dan tanggung jawab Pertamina.
Ribut Soal Etanol di BBM
Nggak cuma itu, masalah lain yang bikin citra Pertamina makin kurang oke adalah soal kandungan etanol di BBM. Awal Oktober 2025 kemarin, ketahuan kalau beberapa perusahaan swasta, sebut aja Vivo Energy Indonesia dan BP-AKR, pada nolak beli stok BBM dari Pertamina. Alasannya? Kandungan etanol di base fuel yang dipasok Pertamina.
SPBU Swasta Nggak Mau Beli BBM Pertamina, Kenapa?
Penolakan ini jelas bikin banyak orang bertanya-tanya. Muncul deh spekulasi kalau kualitas base fuel Pertamina yang ada etanolnya itu nggak memenuhi standar yang dipatok sama SPBU swasta. Akun @fan_aad18 bahkan nulis, “Setelah oplos pertamax, kini bbm mengandung etanol ditolak pula sama SPBU swasta.” Waduh! Kalau SPBU swasta aja nggak mau beli, kan jadi khawatir ada monopoli dan dampaknya ke konsumen bisa nggak enak.
Pertamina Bilang Soal Etanol…
Menanggapi polemik ini, Pertamina langsung kasih penjelasan resmi. Mereka bilang, etanol itu kan dari tumbuhan kayak tebu atau jagung, jadi lebih ramah lingkungan daripada bahan bakar fosil murni. “Dengan mencampurkan etanol ke dalam BBM, emisi gas buang kendaraan bisa berkurang sehingga kualitas udara lebih baik,” gitu kata Pertamina di keterangan resminya. Jadi, intinya Pertamina mau bilang penggunaan etanol itu buat mengurangi emisi dan bikin udara lebih bersih. Tapi ya, penjelasan ini kayaknya belum sepenuhnya bikin masyarakat tenang dan percaya.
Kilang Pertamina Kebakaran!
Di tengah semua masalah itu, eh, Pertamina kena musibah lagi. Hari Rabu, 1 Oktober 2025, kilang milik PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) di Riau kebakaran. Lengkap sudah penderitaan Pertamina!
Penyebab Kebakaran Masih Misteri
Pihak terkait sih bilangnya penyebabnya sementara ini diduga karena kecelakaan kerja. Untungnya, api berhasil dipadamkan dan situasi sudah terkendali. Tapi tetap aja, kejadian ini bikin orang bertanya-tanya soal standar keselamatan dan pencegahan kebakaran di kilang-kilang Pertamina.
Netizen Ngamuk, Citra Pertamina Terancam
Udah deh, kombinasi antara omongan petinggi yang kontroversial, polemik etanol, ditambah kebakaran kilang, bikin netizen makin geram. Tagar soal Pertamina langsung trending di media sosial, ribuan cuitan isinya kritik semua. Akun @siKry bahkan bilang, “Bayangkan Pertamina satu-satunya yang punya tapi asing tidak mau mending rugi sekalian. Kualitas terbukti jelek.” Sentimen negatif kayak gini jelas bisa ngerusak citra Pertamina di mata masyarakat. Reputasi Pertamina sebagai perusahaan energi nasional yang kredibel dan bisa diandalkan jadi taruhannya.
Sekarang, Pertamina harus benar-benar introspeksi diri dan evaluasi total. Perlu ada langkah-langkah konkret buat ningkatin transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi operasional. Pertamina juga perlu lebih rajin komunikasi sama masyarakat buat meredakan kekhawatiran dan bangun lagi kepercayaan yang udah luntur. Semoga ke depannya Pertamina bisa lebih proaktif dalam mengelola risiko dan mencegah kejadian kayak gini terulang lagi. Dengan begitu, Pertamina bisa terus berkontribusi buat pembangunan ekonomi negara dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat Indonesia. ***
spekpintar.com Spek Jelas, Pilihan Cerdas