SpekPintar – Pinjaman online, atau pinjol, makin gampang ditemui di Indonesia. Buat sebagian orang, apalagi anak muda, tawaran kemudahan dan proses yang sat-set jadi daya pikat tersendiri. Tapi, bener nggak sih kalau Gen Z ini jadi generasi yang paling banyak kejerat utang pinjol? Ternyata, hasil riset terbaru justru ngasih lihat fakta yang beda.
Mitos Gen Z dan Pinjol: Sebenernya Siapa yang Paling Doyan Ngutang Online?
Banyak yang bilang Gen Z itu rajanya pinjol. Eits, tunggu dulu! Hasil riset justru nunjukkin kalau generasi milenial yang paling sering pakai layanan pinjaman online. Jadi, mitos Gen Z itu nggak sepenuhnya bener, ya!
Riset APJII 2025: Milenial Nomor Satu Soal Pinjol
Berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) lewat survei “Profil Internet Indonesia 2025,” ternyata milenial itu penguasa pinjol dengan angka 45,15%. Gen Z nyusul di belakang dengan 41,44%. Jauh di bawahnya ada Generasi X (11,75%) dan Baby Boomers (cuma 1,65%).
“Riset kami ini jelas nunjukkin kalau milenial itu kelompok yang paling aktif pakai pinjol,” kata seorang perwakilan APJII saat konferensi pers.
Cukup bikin kaget ya, apalagi selama ini Gen Z sering dicap paling konsumtif dan gampang ngutang. Tapi, data ini ngasih gambaran yang lebih jelas soal siapa aja sih yang pakai pinjol di Indonesia. Nah, sekarang pertanyaannya, kenapa ya orang Indonesia, dari berbagai generasi, pada doyan pinjol?
Kenapa Sih Orang Indonesia Doyan Pinjol?
Riset APJII juga nyoba ngulik lebih dalam, apa sih alasan orang Indonesia pakai pinjol. Hasilnya, yang paling banyak itu buat beli barang secara cicilan tanpa kartu kredit (23,02%). Alasan kedua karena butuh duit mendesak (21,77%), baru deh buat belanja kebutuhan sehari-hari (17,73%).
“Kemudahan dapetin pinjaman tanpa ribet kartu kredit itu daya tarik utamanya,” jelas seorang sumber dari APJII. “Apalagi prosesnya biasanya lebih cepet dan gampang dibandingin pinjaman konvensional.”
Ada juga yang tergiur karena promo atau diskon dari pinjol (12,13%). Proses pengajuan yang gampang dan cepet juga jadi pertimbangan penting (9,33%), terus buat bayar tagihan (7,62%). Sebagian kecil responden juga pakai pinjol karena nggak punya akses ke pinjaman biasa (3,42%), buat liburan atau hiburan (2,18%), dan buat modal usaha (1,87%).
Tapi inget ya, gampang dapet duit itu ada risikonya. Bunga pinjol biasanya lumayan tinggi dan bisa bikin kita kejebak utang. Jadi, harus hati-hati!
Motivasi Tiap Generasi Beda-beda, Lho!
Yang lebih menarik lagi, riset APJII nemuin kalau alasan orang pakai pinjol itu beda-beda, tergantung generasinya. Milenial cenderung pakai pinjol buat nyicil barang tanpa kartu kredit (25,87%). Kalau Gen Z, lebih banyak buat kebutuhan mendesak (23,74%).
Generasi X kebanyakan pakai pinjol buat belanja sehari-hari dan nyicil barang (masing-masing 21,05%). Baby Boomers juga banyak yang pakai buat belanja kebutuhan sehari-hari (50%).
Beda-beda motivasi ini nunjukkin kalau pinjol itu dipake buat macem-macem keperluan, tergantung kebutuhan dan prioritas tiap generasi. Milenial yang seringnya lagi di usia produktif dengan gaya hidup yang dinamis, cenderung pakai pinjol buat konsumsi. Sementara Gen Z yang masih baru mulai karir atau masih sekolah, lebih ngandelin pinjol buat kebutuhan darurat.
“Penting banget buat penyedia pinjol buat ngertiin beda motivasi ini,” ujar seorang ahli dari APJII. “Dengan begitu, mereka bisa nawarin produk dan layanan yang lebih pas buat masing-masing generasi.”
Selain itu, pemerintah dan lembaga terkait juga harus terus ngasih edukasi soal keuangan ke masyarakat, terutama anak muda. Biar pada ngerti risiko dan manfaat pinjol, jadi bisa pakai pinjol dengan bijak dan nggak kejerat utang.
Data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nunjukkin kalau makin banyak aja perusahaan pinjol yang terdaftar dan punya izin. Ini bukti kalau bisnis pinjol di Indonesia makin berkembang pesat. Tapi, di balik itu semua, penting buat mastiin kalau perusahaan pinjol ini jalanin bisnisnya dengan jujur dan bertanggung jawab, serta ngelindungin hak-hak konsumen.
Ke depannya, semoga ada riset yang lebih mendalam lagi soal dampak pinjol ke ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dengan begitu, kita bisa manfaatin pinjol sebaik mungkin dan ngurangin risikonya. ***
spekpintar.com Spek Jelas, Pilihan Cerdas