SpekPintar – Nintendo baru saja merilis Switch 2, tapi tunggu dulu, ada berita aneh nih! Alih-alih menurunkan harga konsol generasi sebelumnya, Nintendo malah menaikkan harga Nintendo Switch orisinal, termasuk varian OLED dan Lite. Kok bisa?
Kenaikan Harga Nintendo Switch Generasi Pertama: Ada Apa Ini?
Para penggemar Nintendo pasti kaget. Baru sebulan Switch 2 meluncur, eh, Nintendo malah bikin pengumuman harga Switch generasi pertama naik. Bukan cuma model standar, tapi juga Switch OLED dan Switch Lite ikut-ikutan naik harga. Orang-orang pun bertanya-tanya: kenapa Nintendo ambil langkah yang agak nggak biasa ini ya?
Kenapa Harganya Jadi Naik?
Menurut Nintendo, kenaikan ini akan dimulai di Amerika Serikat pada 3 Agustus 2025. Alasannya? Kondisi pasar di AS lagi nggak stabil. “Kondisi ekonomi global dan dinamika pasar di Amerika Serikat membuat kami harus menyesuaikan harga,” kata juru bicara Nintendo Amerika. Banyak yang menduga ini efek dari kebijakan tarif yang diterapkan pemerintahan AS sebelumnya, yang bikin biaya produksi dan distribusi jadi lebih mahal.
Sayangnya, Nintendo belum mau buka-bukaan soal seberapa besar kenaikannya. Tapi para pengamat memprediksi kenaikannya sekitar 5 sampai 10 persen dari harga sekarang. “Kami masih mempelajari dampak dari berbagai faktor eksternal. Nanti kami akan kasih tahu detailnya segera,” imbuh juru bicara itu.
Harga Nintendo Switch Sekarang (Sebelum Naik!)
Biar ada gambaran, ini daftar harga Nintendo Switch sebelum pengumuman kenaikan:
* Nintendo Switch: 299 Dolar AS (sekitar Rp 4,8 juta)
* Nintendo Switch OLED: 349 Dolar AS (sekitar Rp 5,7 juta)
* Nintendo Switch Lite: 199 Dolar AS (sekitar Rp 3,2 juta)
Ingat ya, harga itu belum termasuk pajak dan biaya lain yang mungkin dikenakan toko. Jadi, kalau mau beli Switch generasi pertama setelah 3 Agustus 2025, siap-siap keluar uang lebih banyak deh.
Bukan Cuma Switch Aja yang Naik!
Ternyata, kenaikan harga ini nggak cuma buat konsol Switch. Nintendo juga menaikkan harga beberapa produk lain, termasuk aksesori Nintendo Switch 2, amiibo (figur interaktif), bahkan jam alarm Nintendo Sound Clock: Alarmo! Kayaknya Nintendo lagi beneran tertekan secara ekonomi nih.
“Kami sadar kalau kenaikan harga ini mungkin mengecewakan. Tapi kami yakin ini perlu untuk menjaga bisnis kami tetap jalan dan terus memberikan produk dan layanan berkualitas tinggi,” kata perwakilan Nintendo.
Gimana Nasib Switch 2? Aman?
Untungnya, sampai sekarang Nintendo Switch 2 masih aman dari kenaikan harga. Konsolnya sendiri, game fisik dan digital, sampai layanan Nintendo Online, belum ada tanda-tanda mau naik. Tapi, Nintendo nggak menutup kemungkinan akan ada perubahan di masa depan. “Penyesuaian harga mungkin diperlukan, tergantung bagaimana kondisi pasar global berkembang,” jelasnya. Jadi buat yang udah nungguin Switch 2, setidaknya untuk sekarang, bisa sedikit lega.
Sekilas Soal Spesifikasi Nintendo Switch 2
Sekadar mengingatkan, Nintendo Switch 2 punya peningkatan yang lumayan dibanding pendahulunya. Desainnya lebih tipis, cuma 13,9 mm, dan beratnya sekitar 399 gram (dengan kontroler terpasang). Layarnya pakai panel LCD 7,9 inci dengan resolusi 1080p dan refresh rate 120 Hz, jauh lebih bagus dari 720p di Switch pertama. Layar ini juga mendukung VRR (Variable Refresh Rate) biar main game makin mulus.
Soal performa, Switch 2 pakai prosesor Nvidia kustom baru yang lebih kencang GPU dan CPU-nya. Detailnya sih belum diungkap, tapi Nintendo janji grafisnya bakal jauh lebih baik dan loading time-nya lebih cepat. Konsol ini juga punya penyimpanan internal 256 GB yang bisa ditambah sampai 2 TB pakai kartu microSD Express. Baterainya 5.220 mAh, semoga cukup buat main game lama-lama.
Beberapa game keren juga udah diumumkan buat Switch 2, kayak Mario Kart World, Metroid Prime 4, Elden Ring, Tony Hawk’s Pro Skater 3 + 4, Civilization 7, Cyberpunk 2077, Donkey Kong Bonanza, dan Kirby’s Air Riders. Dijamin bikin para gamer makin pengen nyobain pengalaman main game yang lebih seru di konsol terbaru Nintendo ini.
Kenaikan harga Switch generasi pertama di tengah peluncuran Switch 2 ini memang bikin penasaran. Apakah ini strategi Nintendo buat jualan Switch 2 lebih banyak, atau emang karena tekanan ekonomi global? Kita lihat aja nanti. Yang jelas, konsumen sekarang harus lebih hati-hati mikir sebelum memutuskan mau beli konsol Nintendo yang mana. ***
spekpintar.com Spek Jelas, Pilihan Cerdas