Kirin 9030 Pro di Huawei Mate X7, Beneran Sekuat Itu?
Kirin 9030 Pro di Huawei Mate X7, Beneran Sekuat Itu?

Kirin 9030 Pro di Huawei Mate X7, Beneran Sekuat Itu?

SpekPintar – Huawei akhirnya resmi memperkenalkan Mate X7 ke publik, dan yang paling bikin penasaran adalah jeroannya: chipset Kirin 9030 Pro. Semua orang bertanya-tanya, seberapa hebat sih performa chipset ini kalau dibandingkan sama pesaingnya? Nah, mari kita bedah spesifikasi, performa, dan fitur-fitur keren yang ditawarkan Huawei Mate X7 ini.

Spesifikasi dan Bedanya Kirin 9030 dan Kirin 9030 Pro

Salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu tentu saja detail teknis dari Kirin 9030 dan versi Pro-nya. Gosipnya sih, perbedaan utama terletak pada konfigurasi inti CPU, yang bisa sangat memengaruhi performa secara keseluruhan.

Arsitektur CPU

Intinya, beda antara Kirin 9030 dan Kirin 9030 Pro ada di arsitektur CPU-nya. Menurut bocoran dari Digital Chat Station, Kirin 9030 punya konfigurasi 9 inti dengan 12 thread. Sementara itu, Kirin 9030 Pro datang dengan 9 inti tapi 14 thread. Artinya, versi Pro ini punya kemampuan multitasking yang lebih baik, bisa menangani lebih banyak proses sekaligus dengan lebih efisien. Konfigurasi inti CPU di Kirin 9030 Pro kabarnya terdiri dari tiga klaster dengan kecepatan yang beda-beda: 2.75 GHz, 2.27 GHz, dan 1.72 GHz. Kombinasi ini dirancang buat kasih performa tinggi kalau lagi dibutuhkan, tapi tetap hemat daya buat penggunaan sehari-hari.

Peningkatan Efisiensi

Soal detail node manufaktur Kirin 9030 memang masih teka-teki, tapi banyak yang menduga chipset ini pakai node N+3. Yang jelas, menurut beberapa sumber, Kirin 9030 Pro ini menawarkan peningkatan signifikan dalam hal efisiensi CPU dan GPU dibandingkan generasi sebelumnya. Peningkatan efisiensi ini penting banget buat memperpanjang umur baterai dan meminimalkan panas yang dihasilkan waktu lagi nge-game atau pakai aplikasi berat.

Performa Kirin 9030 Pro: Bocoran Benchmark

Sebelum Mate X7 dirilis, sempat beredar bocoran skor benchmark Kirin 9030. Ini kasih kita gambaran awal soal performanya. Tapi ingat ya, skor benchmark itu cuma salah satu indikator dan enggak selalu mencerminkan performa sebenarnya dalam penggunaan sehari-hari.

Skor Geekbench

Kabarnya, Kirin 9030 dapat skor 1.131 di pengujian single-core dan 4.277 di pengujian multi-core Geekbench. Perlu diingat, skor ini mungkin belum maksimal karena chipset-nya belum berjalan di kecepatan puncak. “Skor ini masih bisa ditingkatkan lagi,” kata seorang analis teknologi. “Optimasi software dan pendinginan yang lebih baik bisa meningkatkan performa secara signifikan.”

Perbandingan dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan MediaTek Dimensity 9500

Walaupun menjanjikan peningkatan, Kirin 9030 diperkirakan masih belum bisa menyaingi performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan MediaTek Dimensity 9500. Dua chipset ini memang dikenal punya arsitektur yang lebih canggih dan performa yang lebih tinggi dalam berbagai pengujian. “Kirin 9030 memang menunjukkan peningkatan, tapi masih ada celah yang perlu dikejar buat bersaing dengan Snapdragon dan MediaTek di kelas flagship,” kata seorang reviewer gadget. Tapi ingat, performa bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas sebuah smartphone.

Huawei Mate X7: Fitur Unggulan Selain Chipset

Selain chipset Kirin 9030 Pro, Huawei Mate X7 juga punya beberapa fitur unggulan lain yang bikin dia makin menarik. Mulai dari desain lipat yang premium sampai kemampuan fotografi yang mumpuni.

Layar dan Desain

Huawei Mate X7 hadir dengan layar LTPO yang gede banget dengan refresh rate 120 Hz. Teknologi LTPO ini bikin layar bisa menyesuaikan refresh rate secara dinamis, jadi bisa hemat baterai waktu menampilkan konten yang statis. Desain lipat premium yang diusung Mate X7 juga menjanjikan durabilitas yang tinggi. “Desain engsel yang ditingkatkan membuat perangkat ini terasa kokoh dan tahan lama,” klaim perwakilan Huawei waktu peluncuran.

Kamera XMAGE

Mate X7 mengandalkan sistem kamera XMAGE generasi terbaru dengan konfigurasi tiga lensa. Konfigurasi ini menawarkan fleksibilitas tinggi dalam berbagai skenario fotografi, mulai dari foto wide-angle sampai zoom jarak jauh. Kemampuan zoom sampai 100x memungkinkan kita buat ambil foto objek yang jauh dengan detail yang mengesankan.

Baterai

Kapasitas baterai yang besar jadi salah satu daya tarik utama Mate X7. Dengan baterai yang awet, kita bisa pakai perangkat ini seharian tanpa khawatir kehabisan daya. Pengisian daya cepat juga didukung, jadi kita bisa mengisi daya baterai dengan cepat kalau lagi buru-buru.

Keterbatasan Huawei Akibat Daftar Hitam AS

Penting buat diingat bahwa Huawei masih menghadapi beberapa tantangan akibat masuk dalam daftar hitam pemerintah Amerika Serikat. Ini berdampak pada akses Huawei terhadap teknologi chip dari perusahaan seperti Qualcomm dan Intel. Sebagai solusi, Huawei bermitra dengan SMIC, produsen chip asal China yang juga masuk daftar hitam AS. Kemitraan ini memungkinkan Huawei buat tetap mengembangkan dan memproduksi chipset sendiri, walaupun ada keterbatasan tertentu. “Kami terus berinovasi dan mencari solusi buat mengatasi tantangan yang ada,” ujar juru bicara Huawei. “Kami berkomitmen buat terus menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi konsumen kami.”

Meskipun Kirin 9030 Pro mungkin belum sepenuhnya setara dengan pesaing terberatnya, chipset ini tetap merupakan pencapaian yang signifikan bagi Huawei. Mate X7 membuktikan bahwa Huawei terus berinovasi dan menghadirkan produk berkualitas tinggi meskipun menghadapi berbagai tantangan. Kita tunggu saja perkembangan Huawei selanjutnya dan inovasi-inovasi menarik lainnya di masa depan! ***

About rafi

Ngulik smartphone tuh udah kayak ngopi tiap pagi. Android & iOS? Dua-duanya gua makan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *