iPhone 17 Lebih Laris dari iPhone 16? Ada Apa dengan Model Air?
iPhone 17 Lebih Laris dari iPhone 16? Ada Apa dengan Model Air?

iPhone 17 Lebih Laris dari iPhone 16? Ada Apa dengan Model Air?

SpekPintar – iPhone 17, generasi terbaru dari lini ponsel pintar andalan Apple, ternyata penjualannya lebih tinggi dari iPhone 16. Tapi, kok bisa? Apa saja sih yang bikin iPhone 17 ini jadi incaran banyak orang? Dan yang lebih bikin penasaran, kenapa varian “Air” yang digadang-gadang malah kurang laku?

Penjualan iPhone 17 Series Melonjak

Menurut data dari Counterpoint, sebuah lembaga riset pasar yang cukup disegani, penjualan iPhone 17 series ini naik sekitar 14% dibandingkan waktu iPhone 16 baru diluncurkan. Angka ini jelas menunjukkan kalau banyak banget orang yang antusias sama inovasi dan fitur-fitur baru yang ditawarkan Apple di seri iPhone terbarunya ini. Sebelumnya, analis industri kenamaan, Ming-Chi Kuo, juga sempat memprediksi kesuksesan iPhone 17 ini. Bahkan dia bilang, pre-order iPhone 17 ini menunjukkan “penerimaan yang kuat” di pasar. Saking lakunya, Kuo sampai berani bilang kalau iPhone 17 ini bisa ngerebut pangsa pasar pesaing, termasuk Xiaomi!

Tapi, di balik kesuksesan besar iPhone 17 series, ada satu model nih yang kayaknya kurang beruntung, yaitu iPhone 17 Air. Penjualannya jauh di bawah harapan. Ini menimbulkan pertanyaan besar, apa ya yang salah dengan strategi produk Apple kali ini? Atau jangan-jangan, selera konsumen memang lagi berubah?

Faktor Pendorong Kesuksesan iPhone 17

Jadi, apa sih rahasianya iPhone 17 series ini bisa begitu digandrungi? Beberapa faktor kayaknya punya peran penting dalam kesuksesan ini, mulai dari performa gahar model Pro sampai daya pikat model yang standar.

Performa Unggul Model Pro dan Pro Max

iPhone 17 Pro dan Pro Max jadi bintangnya nih di penjualan iPhone 17 series. Kedua model ini menyumbang sekitar 75% dari total penjualan awal. Ini nunjukkin banget kalau konsumen itu rela bayar lebih demi fitur dan performa yang terbaik. “Model Pro dan Pro Max ini menawarkan peningkatan yang signifikan, mulai dari layarnya yang lebih terang sampai desain yang lebih segar,” kata seorang analis senior di Counterpoint. “Ini menarik perhatian para penggemar setia dan pengguna awal yang selalu haus teknologi terbaru.”

Selain spek yang memang lebih tinggi, dukungan operator yang lebih besar di beberapa negara, kayak Amerika Serikat, juga bantu banget penjualan model Pro dan Pro Max ini. Subsidi dan penawaran menarik dari operator bikin kedua model ini jadi lebih terjangkau buat konsumen.

Daya Tarik Model Dasar iPhone 17

Kejutan juga datang dari model dasar iPhone 17. Penjualannya naik drastis hampir 33%! Soalnya, Apple kasih peningkatan yang lumayan signifikan tanpa naikin harganya. iPhone 17 sekarang udah pakai layar 120 Hz dan penyimpanan internal 256 GB. Dulu, fitur-fitur ini cuma ada di model Pro lho. “Dengan harga yang tetap kompetitif, model dasar iPhone 17 ini menawarkan nilai yang luar biasa bagi konsumen,” ujar Mengmeng Zhang, analis Counterpoint. “Ini menarik banget buat mereka yang cari keseimbangan antara fitur canggih dan harga yang masuk akal.”

Keputusan Apple buat ningkatin spek model dasar tanpa naikin harga ternyata jadi strategi yang jitu. Langkah ini berhasil menarik perhatian konsumen yang sebelumnya mungkin ngelirik merek lain dengan harga yang lebih murah.

Nasib Kurang Beruntung iPhone 17 Air

Beda banget sama model Pro dan model dasar, iPhone 17 Air kayaknya lagi kurang hoki. Model ini, yang digadang-gadang sebagai iPhone tertipis yang pernah ada, justru susah banget narik minat pembeli. Penjualannya cuma nyumbang sekitar 3% dari total penjualan iPhone 17 series.

Penyebab Kegagalan iPhone 17 Air

Beberapa faktor kayaknya jadi penyebab kenapa iPhone 17 Air ini kurang laku. Salah satunya adalah harganya yang dianggap terlalu dekat sama model Pro. Dengan harga sekitar US$999, iPhone 17 Air ini cuma US$100 lebih murah dari model Pro. “Konsumen kayaknya mikir dua kali buat milih iPhone 17 Air. Soalnya, dengan nambah sedikit lagi, mereka bisa dapet model Pro dengan fitur yang jauh lebih lengkap,” jelas seorang pengamat teknologi.

Selain harga, masalah baterai juga jadi perhatian. Beberapa review awal bilang kalau iPhone 17 Air ini daya tahan baterainya kurang oke, apalagi kalau dibandingin sama model Pro dan Pro Max. Ini jadi pertimbangan penting buat konsumen yang ngutamain daya tahan baterai dalam penggunaan sehari-hari. Desain tipis iPhone 17 Air kayaknya ngorbanin kapasitas baterai, yang akhirnya berdampak pada penjualan model ini.

Di sisi lain, beberapa analis punya pendapat lain. Mereka bilang, Apple mungkin sengaja ngurangin produksi iPhone 17 Air buat ngejaga ketersediaan model Pro dan Pro Max. Ini bisa jadi strategi buat ningkatin margin keuntungan secara keseluruhan.

Ke depannya, Apple perlu mikir ulang strategi produknya buat lini iPhone 17 Air. Mereka perlu mempertimbangkan buat nurunin harga, ningkatin daya tahan baterai, atau nambahin fitur yang lebih menarik buat ngebedain model ini dari model Pro dan model dasar. Kalau enggak, iPhone 17 Air bisa-bisa jadi produk yang dilupain di pasar ponsel pintar yang makin ketat ini. ***

About rafi

Ngulik smartphone tuh udah kayak ngopi tiap pagi. Android & iOS? Dua-duanya gua makan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *