Para penjual rokok ilegal makin pintar saja dalam mengakali petugas. Kalau dulu jualan terang-terangan, sekarang mereka lebih memilih sembunyi di balik kamuflase. Rokok haram itu diselundupkan dalam berbagai barang, mulai dari kaus sampai aksesori. Salah satu trik yang lagi marak adalah menyembunyikan rokok ilegal dalam bungkusan yang mirip banget sama mouse gaming. Penasaran kan, gimana caranya mereka bisa begitu? Dan yang lebih penting, apa saja sih yang sudah dilakukan Bea Cukai untuk memberantas praktik yang jelas-jelas merugikan negara ini?
Susahnya Berantas Rokok Ilegal di Toko Online
Jualan rokok ilegal di platform e-commerce ini bikin pusing kepala aparat penegak hukum. Bayangkan saja, semua transaksi serba digital dan anonim. Alhasil, melacak dan menindak para penjual nakal ini jadi super rumit. Mereka memanfaatkan celah ini untuk menjajakan rokok ilegal secara sembunyi-sembunyi, mencoba mengakali sistem pengawasan yang ada.
“Peredaran rokok ilegal online itu memang bikin gregetan, soalnya mereka (penjual) jago banget menyembunyikan identitas produknya,” kata seorang sumber dari Bea Cukai yang minta namanya dirahasiakan, saat dihubungi Senin (14/10/2025). Menurutnya, para penjual ini terus berinovasi mencari cara baru untuk lolos dari deteksi.
Modus Penjualan yang Bikin Geleng-Geleng Kepala
Rokok Ilegal Ngumpet Jadi Barang Lain
Salah satu cara yang paling sering dipakai adalah menyamarkan rokok ilegal sebagai barang lain yang nggak bakal bikin curiga. Produk-produk kayak kaus, aksesori HP, bahkan mouse gaming jadi andalan mereka. Pembeli yang kurang teliti bisa ketipu, mengira cuma beli barang biasa, padahal di dalamnya ada rokok ilegal selundupan.
“Mereka (penjual) biasanya nawarin kaus dengan merek rokok tertentu, atau malah jual mouse gaming yang ternyata isinya beberapa bungkus rokok ilegal,” jelas sumber tadi. Strategi ini lumayan ampuh karena bisa mengecoh sistem pengawasan otomatis yang dipakai platform e-commerce.
Bea Cukai Nggak Tinggal Diam!
Beli Langsung & Bongkar Gudang Rokok Ilegal
Menghadapi tantangan ini, Bea Cukai nggak mau kalah. Berbagai cara dilakukan untuk memberantas peredaran rokok ilegal di dunia maya. Salah satunya adalah dengan melakukan pembelian langsung (undercover buying) dari toko-toko online yang dicurigai jualan rokok ilegal.
“Kami beli secara acak dari toko online yang mencurigakan. Kalau ketahuan jual rokok ilegal, langsung kami tindak lanjuti dengan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kepala Seksi Penindakan Kantor Bea Cukai Jakarta, Andi Wijaya, dalam keterangan persnya beberapa waktu lalu.
Lewat strategi ini, Bea Cukai berhasil membongkar beberapa gudang penyimpanan rokok ilegal yang beroperasi secara sembunyi-sembunyi. Dalam salah satu penggerebekan, petugas berhasil menyita sekitar 650 slot rokok ilegal yang disembunyikan di dalam gudang yang pura-pura jadi toko online.
Pendekatan Restorative Justice Juga Dipakai
Selain penindakan yang tegas, Bea Cukai juga menerapkan pendekatan restorative justice terhadap penjual rokok ilegal skala kecil. Pendekatan ini fokus pada pemulihan kerugian negara dan membina pelaku, daripada langsung menjatuhkan hukuman pidana.
“Untuk penjual yang ketahuan jual rokok ilegal dalam jumlah kecil, misalnya cuma empat atau lima slot, kami terapkan restorative justice. Mereka akan didenda dan dibina supaya nggak ngulangin lagi,” jelas Andi Wijaya. Tapi, kalau pelaku terbukti melakukan pelanggaran berulang atau jual rokok ilegal dalam jumlah besar, tindakan hukum yang lebih berat akan diterapkan.
Data Penindakan Rokok Ilegal: Makin Banyak yang Ketangkap!
Dibandingkan dengan Tahun Lalu…
Usaha Bea Cukai dalam memberantas rokok ilegal mulai membuahkan hasil. Sampai September 2025, tercatat sudah ada 12.041 penindakan dengan barang bukti sebanyak 745,049 juta batang rokok ilegal. Angka ini hampir menyamai capaian penindakan sepanjang tahun 2024, yaitu 20.282 kasus dengan barang bukti 792,03 juta batang rokok ilegal.
“Kami terus meningkatkan intensitas penindakan terhadap peredaran rokok ilegal, baik online maupun offline,” tegas Andi Wijaya. Diharapkan, dengan peningkatan penindakan ini, angka peredaran rokok ilegal bisa ditekan dan penerimaan negara dari sektor cukai bisa meningkat.
Targetnya: Penindakan yang Lebih Gencar Lagi!
Bea Cukai punya target untuk melakukan penindakan yang lebih masif di masa depan. Selain memperketat pengawasan di platform e-commerce, mereka juga akan memperketat pengawasan di jalur-jalur distribusi rokok ilegal, seperti pelabuhan dan bandara.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti kepolisian dan kejaksaan, untuk memberantas peredaran rokok ilegal secara efektif,” ujar Andi Wijaya. Harapannya, dengan usaha yang lebih intensif, peredaran rokok ilegal di Indonesia bisa ditekan seminimal mungkin, sehingga kesehatan masyarakat terlindungi dan penerimaan negara meningkat.
Ingat, memberantas rokok ilegal itu bukan cuma tanggung jawab pemerintah saja, tapi juga seluruh masyarakat. Dengan meningkatkan kesadaran akan bahaya rokok ilegal dan melaporkan praktik-praktik ilegal kepada pihak berwenang, kita semua bisa ikut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan bisnis yang sehat dan adil.
spekpintar.com Spek Jelas, Pilihan Cerdas