Blibli Ajak JEDA 10 Detik Kalahkan Penipuan Online Ini Kuncinya
Blibli Ajak JEDA 10 Detik Kalahkan Penipuan Online Ini Kuncinya

Blibli Ajak JEDA 10 Detik Kalahkan Penipuan Online Ini Kuncinya

Spekpintar – Blibli meluncurkan inisiatif revolusioner bernama JEDA untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia. Program ini mendorong kebiasaan berpikir sejenak sebelum bertindak di dunia digital maupun luring. JEDA hadir sebagai respons bijak terhadap berbagai informasi yang cepat beredar.

JEDA merupakan singkatan dari Jangan Reaktif, Evaluasi, Double-check, Ambil keputusan dengan tenang. Inisiatif ini mengajak pengguna untuk menerapkan ‘pause culture’ atau berhenti sejenak sebelum mengambil keputusan. Tujuannya adalah mengurangi respons impulsif yang sering terjadi di era digital saat ini.

Peluncuran JEDA merupakan langkah strategis Blibli dalam memperkuat perlindungan konsumen dan literasi digital. Program ini didukung penuh oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Perdagangan RI. Bank Indonesia dan idEA juga turut serta sebagai akselerator penting.

Masyarakat dapat mengenal JEDA lebih jauh melalui microsite jeda10detik.com yang interaktif. Blibli secara khusus mengajak masyarakat untuk mengambil “JEDA 10 detik” sebelum bereaksi terhadap informasi. Ini membantu agar kita tidak mudah terpancing dan lebih bijak dalam bersikap.

Sebuah eksperimen sosial telah dilakukan dari 19 Februari hingga 31 Maret 2026 melibatkan lebih dari 158.000 warga Indonesia. Hasilnya sangat menggembirakan, tujuh dari 10 peserta mengaku merasa lebih tenang setelah menerapkan JEDA 10 detik. Ini membuktikan bahwa jeda singkat efektif menurunkan respons impulsif dan meningkatkan kejernihan berpikir.

Inisiatif JEDA muncul di tengah tingginya intensitas interaksi digital dan maraknya kejahatan siber. Data Indonesia Anti Scam Center mencatat kerugian fantastis mencapai Rp9,1 triliun akibat penipuan dalam periode singkat. Angka tersebut menunjukkan urgensi untuk meningkatkan kewaspadaan digital di kalangan masyarakat.

Survei APJII 2025 bahkan mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa 22,12% pengguna internet Indonesia pernah menjadi korban penipuan online. Kondisi ini menuntut upaya berkelanjutan dan kolaboratif dari berbagai pihak. Tujuannya adalah menciptakan konsumen yang lebih berdaya, kritis, dan tangguh di era digital.

JEDA adalah langkah nyata untuk membentuk konsumen yang tidak hanya cerdas tapi juga tangguh dalam menghadapi dinamika digital. Program ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi ekosistem digital yang lebih aman dan terpercaya. Mari bersama-sama menerapkan JEDA demi pengalaman online yang lebih positif dan aman.

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spekpintar

About arka

Update rilis gadget terbaru? Gue duluan yang ngasih tahu. Nggak suka hoax, suka spek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *