Indosat Bergerak Cepat Pulihkan Jaringan di Area Terdampak Bencana!
Indosat Bergerak Cepat Pulihkan Jaringan di Area Terdampak Bencana!

Indosat Bergerak Cepat Pulihkan Jaringan di Area Terdampak Bencana!

SpekPintar – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) langsung tancap gas memulihkan jaringan telekomunikasi yang porak-poranda akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Gerak cepat ini dilakukan agar masyarakat tetap bisa berkomunikasi dan mendapatkan info penting, apalagi di saat darurat seperti ini. Selain sibuk memperbaiki infrastruktur jaringan, IOH juga memberikan bantuan langsung berupa kebutuhan pokok bagi warga yang terkena musibah.

Jalan Terjal Memulihkan Jaringan

Memang, memulihkan jaringan telekomunikasi di daerah bencana bukan perkara mudah. Kondisi geografis yang menantang, kerusakan infrastruktur yang parah, hingga keselamatan tim di lapangan menjadi perhatian utama.

Kondisi Lapangan Bikin Kepala Pusing

Salah satu kendala terbesar adalah akses yang sulit. Banjir dan longsor membuat jalanan putus, sehingga pengiriman peralatan dan personel jadi terhambat. Banyak area yang terisolasi, memaksa tim teknis harus berjalan kaki untuk mencapai titik-titik jaringan yang rusak. Belum lagi, listrik padam di mana-mana, membuat perangkat telekomunikasi yang bergantung pada listrik jadi tidak berfungsi. Jaringan fiber optik yang menjadi tulang punggung konektivitas juga hancur lebur akibat bencana, semakin memperlambat proses perbaikan.

Utamakan Keselamatan Tim

Di tengah semua kesulitan itu, keselamatan tim tetap nomor satu. IOH menerapkan protokol keselamatan yang ketat untuk memastikan semua personel aman saat bekerja di lapangan. Risiko-risiko seperti arus listrik, longsor susulan, atau cuaca ekstrem dinilai secara berkala. Tim teknis dilengkapi dengan peralatan keselamatan yang memadai dan dilatih khusus untuk menghadapi situasi darurat. “Keselamatan tim itu yang paling penting. Kami tidak mau ada korban dalam upaya pemulihan ini,” tegas Direktur Teknologi IOH, Desmond Cheung. “Kami akan mempercepat pemulihan secepat mungkin, tapi tanpa mengorbankan keselamatan personel.”

Strategi Jitu Indosat Pulihkan Jaringan

Menghadapi berbagai tantangan di lapangan, IOH menerapkan strategi pemulihan jaringan yang komprehensif dan terkoordinasi. Strategi ini meliputi penggunaan sumber daya alternatif, kolaborasi dengan berbagai pihak, dan pemantauan kondisi jaringan secara intensif.

Andalkan Sumber Daya Alternatif

Untuk mengatasi masalah listrik padam, IOH mengerahkan genset permanen dan portabel ke lokasi-lokasi strategis. Genset ini menjadi sumber listrik cadangan untuk menjaga agar perangkat telekomunikasi seperti BTS dan pusat data tetap beroperasi. Selain itu, pasokan bahan bakar minyak (BBM) juga ditambah untuk memastikan genset bisa beroperasi dalam waktu yang lama. Sebagai pengganti jalur fiber optik yang putus, IOH mengaktifkan koneksi satelit di beberapa titik penting. Teknologi satelit ini memungkinkan transmisi data dan suara tetap berjalan meskipun infrastruktur di darat rusak. Dengan langkah-langkah ini, layanan telekomunikasi tetap bisa diakses masyarakat meski dalam kondisi darurat.

Gandeng Semua Pihak

IOH sadar betul bahwa pemulihan jaringan membutuhkan kerja sama yang solid dengan berbagai pihak. Koordinasi intensif dilakukan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pemerintah pusat dan daerah, PLN, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, penyedia infrastruktur, dan masyarakat setempat. Koordinasi dengan Kominfo memastikan pemulihan jaringan sejalan dengan kebijakan nasional dan mendapatkan dukungan regulasi yang diperlukan. Kerja sama dengan pemerintah daerah mempermudah perizinan dan akses ke lokasi-lokasi terdampak bencana. Kemitraan dengan PLN membantu mempercepat pemulihan pasokan listrik, sementara dukungan dari BPBD dan TNI memfasilitasi evakuasi dan penyaluran bantuan. “Kolaborasi ini sangat penting untuk mempercepat pemulihan jaringan,” ujar seorang perwakilan Kominfo saat meninjau langsung lokasi pemulihan. “Kami mengapresiasi upaya IOH dalam membangun sinergi dengan berbagai pihak.”

Mulai Membaik, Dampaknya Signifikan

Upaya pemulihan jaringan yang dilakukan IOH mulai membuahkan hasil. Pada 3 Desember 2025, sebagian besar layanan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana sudah pulih secara bertahap. Masyarakat sudah bisa kembali menggunakan telepon, SMS, dan internet untuk berkomunikasi dengan keluarga, mendapatkan informasi penting, dan melakukan aktivitas sehari-hari.

Pulihnya jaringan ini memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat yang terkena bencana. Akses informasi yang cepat dan akurat memungkinkan warga untuk mengetahui perkembangan terkini mengenai situasi bencana, mendapatkan peringatan dini, dan informasi mengenai bantuan yang tersedia. Layanan telekomunikasi juga mempermudah koordinasi antara tim penyelamat, relawan, dan pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan bencana. Selain itu, konektivitas yang pulih membantu mempercepat pemulihan ekonomi di wilayah terdampak, memungkinkan pelaku usaha kecil dan menengah untuk kembali beroperasi dan menjangkau pasar.

IOH berkomitmen untuk terus memantau kondisi jaringan dan melakukan perbaikan berkelanjutan untuk memastikan layanan telekomunikasi tetap optimal. Perusahaan juga berencana untuk memperkuat infrastruktur jaringan di wilayah rawan bencana sebagai langkah antisipasi di masa depan. Dengan kerja keras dan kolaborasi yang solid, IOH berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat bangkit kembali setelah dilanda bencana. ***

About rafi

Ngulik smartphone tuh udah kayak ngopi tiap pagi. Android & iOS? Dua-duanya gua makan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *