Oppo raja HP mid-range! Inilah 10 HP terkencang November ini versi AnTuTu. Didominasi Oppo & MediaTek Dimensity, siap bikin ngiler performanya tanpa jebol kantong!

Oppo Juaranya! 10 HP Mid-Range Terkencang November Ini Bikin Ngiler

SpekPintar – Oppo sepertinya masih jadi raja di kelas menengah! Daftar 10 HP mid-range paling ngebut versi AnTuTu edisi November baru saja keluar, dan hasilnya cukup bikin penasaran. Didominasi oleh otak MediaTek Dimensity dan ponsel-ponsel dari keluarga BBK Electronics (Oppo, Realme, iQOO, Vivo), daftar ini kayaknya jadi panduan menarik buat kamu yang lagi cari performa oke tapi nggak mau jebol kantong. Siap lihat siapa aja jagoan di kelas menengah ini?

Dominasi Oppo Reno Series dan Chipset MediaTek

Persaingan di dunia ponsel kelas menengah memang makin panas aja, dan performa jadi salah satu pertimbangan penting buat calon pembeli. AnTuTu, si platform benchmark populer, rutin merilis daftar ponsel dengan performa terbaik. Edisi November ini sekali lagi nunjukkin tajinya Oppo dan chipset MediaTek. Daftar ini nggak cuma ngasih gambaran ponsel mana yang performanya paling oke, tapi juga nunjukkin tren dan selera pasar saat ini.

Oppo Reno 15 Pro Memuncaki AnTuTu Benchmark

Oppo Reno 15 Pro berhasil nangkring di posisi puncak daftar HP mid-range terkencang versi AnTuTu bulan November ini. Ponsel ini berhasil mencetak skor AnTuTu yang mengesankan, sampai 2.133.069 poin! Pencapaian ini seakan menegaskan posisi Oppo sebagai jagoan inovasi di segmen ponsel kelas menengah. Skor tinggi ini tentu aja berkat kombinasi antara hardware yang mumpuni dan software yang dioptimasi dengan baik. “Kami bangga banget dengan pencapaian Oppo Reno 15 Pro. Ini bukti komitmen kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna,” kata Budi Santoso, Marketing Director Oppo Indonesia. Reno 15 Pro sendiri ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8450, RAM 16 GB, dan memori internal 512 GB. Kombinasi yang pastinya bikin performa ngebut buat berbagai kegiatan, mulai dari main game sampai multitasking.

MediaTek Unggul, Cuma Satu Snapdragon

Dominasi chipset MediaTek Dimensity di daftar ini memang kelihatan banget. Dari sepuluh ponsel yang masuk daftar, cuma satu yang pakai chipset Snapdragon. Fakta ini nunjukkin kalau MediaTek sukses mengoptimalkan performa dan efisiensi daya di chipset Dimensity, menjadikannya pilihan menarik buat para produsen ponsel kelas menengah. Realme GT Neo 6 SE jadi satu-satunya wakil Snapdragon, mengandalkan Snapdragon 7 Plus Gen 3 dan menempati posisi kedelapan. Sementara itu, tiga peringkat teratas dikuasai ponsel yang menggunakan chipset Dimensity 8400 series, menegaskan keunggulan MediaTek di segmen ini.

Lima Besar Dikuasai BBK Electronics

Lima besar dalam daftar HP mid-range terkencang versi AnTuTu dikuasai oleh merek-merek di bawah payung BBK Electronics, yaitu Oppo, Realme, iQOO, dan Vivo. Selain Oppo Reno 15 Pro yang menduduki peringkat pertama, ada juga Oppo Reno 15, Realme Neo 7 SE, iQOO Z10 Turbo, dan Oppo K13 Turbo 5G yang ngisi posisi selanjutnya. Dominasi ini nunjukkin kekuatan ekosistem BBK Electronics dalam menghadirkan ponsel dengan performa tinggi dan harga yang bersaing. “Kami selalu berusaha untuk memberikan pilihan terbaik kepada konsumen, dengan berbagai model dan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Andi Wijaya, seorang analis gadget independen.

Perbandingan dengan Daftar HP Flagship

Perbedaan mencolok bakal kelihatan kalau kita bandingkan daftar HP mid-range terkencang dengan daftar HP flagship terkencang versi AnTuTu. Di segmen flagship, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 mendominasi, dengan tujuh wakil dari total sepuluh ponsel. Sementara itu, MediaTek cuma punya tiga wakil di segmen premium ini. Perbedaan ini nunjukkin kalau meskipun MediaTek jagoan di segmen mid-range, Snapdragon masih jadi pilihan utama untuk ponsel-ponsel flagship yang butuh performa super tinggi. Kondisi ini mencerminkan strategi kedua perusahaan yang fokus pada segmen pasar yang berbeda.

Catatan Tambahan dari AnTuTu

Perlu diingat kalau daftar yang dirilis AnTuTu ini didasarkan pada data ponsel yang pertama kali diluncurkan di pasar China. Beberapa ponsel mungkin juga dijual di pasar global, tapi seringnya dengan nama yang beda (rebrand). Contohnya, Redmi Turbo 4 atau POCO X7 Pro, yang sebelumnya sempat nangkring di peringkat lima besar, sekarang ada di peringkat ketujuh. Data ini ngasih kita wawasan berharga tentang tren pasar di China, yang sering jadi barometer untuk pasar global. Dengan mempertimbangkan data ini, kita bisa lebih bijak saat memilih ponsel mid-range yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kita. Persaingan di pasar ponsel kelas menengah kayaknya bakal makin seru ke depannya, dengan inovasi dan teknologi baru yang terus bermunculan. ***

About rafi

Ngulik smartphone tuh udah kayak ngopi tiap pagi. Android & iOS? Dua-duanya gua makan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *